Sejarah Singkat ARYYA Band

ARYYA

***** Soft Rock Alternative *****


Sayfa (Vocalist+Lead Guitar)

Hendra (Drummer)

Depri (Bass Guitar)

Yudis (Back Vocalist+Rhythm Guitar)

ARYYA

Daftar isi :

1. Sejarah Singkat ARYYA Band

2. Perjalanan Bermusik ARYYA Band

3. Riwayat Singkat Personil

4. Judul-judul Lagu

5. Lirik Lagu

Sejarah Singkat ARYYA Band

Pada mulanya, seringnya berkumpul 4 remaja ini, Sayfa, Yudis, Hendra, dan Azka, di sebuah masjid dekat rumah mereka. Para remaja ini hanya ingin bermain musik untuk mengisi waktu luang mereka dalam hidup sehari-hari. Di Jalan Veteran, Warungboto UH IV, No. 814, Yogyakarta, embrio Band ini debutnya dimulai. Tiap ada waktu senggang, personil Band ini terus mengisinya dengan berlatih alat musik yang mereka kuasai.

Untuk pertama kali, Band ini mereka beri nama AURA, dengan kompisisi : Sayfa (Lead Guitar + Vocalist), Yudis (Vocalist), Hendra (Drummer), dan Azka (Bassist). Mereka bersepakat memperjuangkan Band ini agar menjadi fenomenal.

Seiring perkembangan demi terwujudkan cita-cita, nama AURA mereka ganti menjadi ARIA pada tanggal 11 Agustus 2005, yang sekaligus sebagai hari kelahiran ARIA.

Namun, muncullah cobaan pertama bagi ARIA: Azka mundur dari bermusik. Personilnya pun berganti pada Bassist, karenanya jadi : Sayfa (Vocalist + Lead Guitar), Yudis (Vocalist), Hanafee (Bassist), dan Hendra (Drummer). Dengan masuknya Hanafee sebagai bassist ini, Sayfa dan Hendra kian bersemangat dalam menciptakan lagu-lagu barunya.

Sekalipun mereka berempat dalam soal studi tidak ada yang selokasi, tetapi mereka tetap kompak dalam latihan musik. Hendra kuliah di Akademi Maritim Semarang, yang setiap hari Jumat selalu nekat ke Yogya untuk latihan bersama ARIA, dan Minggu-nya sudah harus balik ke Semarang. Yudis kuliah di Fakultas Hukum UGM. Hanafee kuliah di Sastra Inggris Universitas Negeri Yogyakarta. Sementara itu, Sayfa sebagai personil termuda masih kelas 2 di SMA Negeri 5 Yogyakarta. Namun, Sayfa dan Hendra menjadi arsitek berdirinya ARIA sekaligus konseptor lagu dan musik ARIA.

Nama ARIA, mereka pilih sebab memiliki beberapa makna kamus yang cukup mewakili ekspresi keempat remaja ini dalam bermusik, bahkan berprinsip kehidupan. (1) Dalam bahasa Italia, ARIA bermakna “komposisi musik untuk mengiringi penyanyi solo”. (2) ARIA juga berarti nama ras dari sebuah bangsa yang pernah melahirkan peradaban agung di India Utara. (3) Tetapi, senafas dengan keremajaan mereka, nama ARIA lebih mereka ambil semangatnya dari bahasa Jawa Kuna (Kawi), yang bermakna sebagai “pemuda yang berbudi baik dan tangguh”.

Setelah mantap dengan nama ARIA, setelah mereka semakin rajin berlatih, setelah Sayfa dan Hendra banyak menciptakan lagu, mereka terpikir untuk merekam lagu-lagunya.

Namun, peristiwa gempa yang mengguncang Yogyakarta dengan 5,9 skala richter, ternyata merangsang imajinasi Hendra untuk menciptakan sebuah lagu. Di tengah malam pertama pasca gempa yang mengerikan itu, di bawah tenda dengan gerimis yang mengguyur dan listrik padam total, Hendra dan Sayfa menghibur diri dengan genjrengan gitarnya. Tidak dinyana-nyana, lahirlah sebuah lagu yang indah dan sejuk, lagu “Hanien”. Lagu ini berisi semangat untuk bangkit dari keterpurukan nasib sebab tingkah-laku ruwet manusia yang mereka ciptakan sendiri seperti benang kusut. Justru akhirnya lagu “Hanien” inilah yang pertama kali mereka rekam di Heliawan Studio Yogyakarta. Di studio ini, mereka bertemu dengan Eka Abach, seorang music engineering, yang berlaku layaknya seorang kakak bagi para ARIA: banyak memberi kritik dan saran.

Lagu “Hanien” direkam Juli 2006. Lagu “Tanda Tanya” direkam Agustus 2006. Lagu “Kau adalah Bintangku” direkam Agustus 2006. Lagu “Dara” dan “Bulan” direkam dari 29 September-4 Oktober 2006.

Secara mengejutkan, demo Lagu “Hanien” yang dititipkan melalui Drs. Agus Sukoyo salah seorang pimpinan di Radio Republik Indonesia (RRI) Purwokerto, cepat mendapat tanggapan positif. Lagu “Hanien” diputar di Programa 2 (Pro-2) untuk back sound penggalangan dana bantuan musibah nasional, selama 2 minggu berturut-turut sejak 1 September 2006. Moment inilah yang menjadikan rasa percaya diri Sayfa dan Hendra sehingga melanjutkan rekamannya untuk lagu berikutnya, sampai selesai satu mini album ARIA, “Kau adalah Bintangku”.

Namun, di tengah semangat-semangatnya Sayfa dan Hendra menaikkan pamor ARIA, datanglah cobaan kedua bagi ARIA, sang Vocalist Yudis minta ijin tidak bisa lagi bermusik apalagi konser untuk di luar kota Yogyakarta. Hal ini sebab diminta oleh orangtuanya untuk fokus total ke studinya. Padahal pada saat itu, ARIA tengah menandatangani kontrak mengisi Live Show Music di Pesantren Al-Amien Pabuwaran Purwokerto. Akhirnya, dengan audisi antar-personel ARIA, maka dipaksalah Sayfa untuk menggantikan posisi vocalist Yudis, demi persiapan Live Show Music tersebut. Sejak moment ini, vocalist ARIA adalah Sayfa, dan dibantu Yudis.

Pada Sabtu malam, 16 Desember 2006 untuk pertama kalinya ARIA Live Show Music tunggal, dan dibayar 1 juta oleh K.H. Muhammad Mukti di Pesantren Al-Amien Pabuwaran Purwokerto dalam acara Akhirussanah. Show ARIA ini secara keseluruhan membawakan lagu ARIA sendiri (6 lagu), dan disiarkan secara live oleh BMS Teve Purwokerto.

Sejak lagu “Hanien” diputar secara terus-menerus oleh RRI Pro-2 Purwokerto, lagu-lagu ARIA lainnya juga direkues di radio lain di kawasan Purwokerto, seperti radio Ria FM, Metro FM, Mitra FM, Crez FM, Suara Purwokerto FM, Paduka FM, dan radio Dianswara FM.

Pada Sabtu malam, 16 Desember 2006 ARIA diajak kerjasama oleh radio Suara Purwokerto FM (101,4 FM) bekerjasama dengan PT Kalbe Farma untuk mengisi event “Xonce Live Music” sekaligus peluncuran mini album ARIA “Kau adalah Bintangku”. Event ini bisa dibilang sebagai konser pertama ARIA yang sukses, dengan membawakan 10 lagu sendiri, ditonton lebih dari 1000 penonton (sumber: koran Minggu Pagi, Minggu ke-3 Desember 2006, hal.12).

Namun, menuju persiapan peluncuran mini album itu, muncullah cobaan ketiga bagi ARIA, Hanafee bassist ARIA mengundurkan diri secara sepihak tanpa alasan apapun sehingga menjadikan kepanikan yang luar biasa bagi personel ARIA lain serta pihak manajemen. Hal itu sebab waktu live show yang disepakati dengan pihak sponsor serta telah diberitakan di koran Kedaulatan Rakyat (Rabu, 13 Desember 2006, hal. 14) dan Radar Banyumas hanya kurang 1 minggu. Sementara itu, Hanafee “pergi” begitu saja dan sangat sulit dihubungi.

Untunglah, Sayfa menemukan bassist baru yang punya komitmen kuat terhadap musik. Walhasil, B. Ananta Depriambodo (Depri) dalam waktu hanya seminggu bekerja keras menyesuaikan diri dengan konsep musik ARIA. Depri sebelumnya menekuni musik band gello. Dengan masuknya Depri, maka ia telah menyelamatkan penampilan ARIA dalam konser musik sekaligus menjadi sejarah pertama ARIA melakukan konser tunggalnya.

Sementara itu, sejak 1 September 2006 RRI Pro-2 Purwokerto menyiarkan lagu-lagu ARIA, sejak itulah lagu ARIA merembes pemutarannya ke kota lain seperti Banjarnegara, Wonosobo, Kebumen, Purworejo, bahkan ke arah barat-utara, Pemalang, Tegal, dan Brebes. Dalam rekues lagu ARIA, perekues biasanya mengatakan “minta diputerin lagu-lagu ARIA BAND”. Karenanya, ARIA lebih dikenal penyebutannya sebagai “ARIA BAND”.

Setelah pemberitaan ARIA BAND juga dapat diakses di internet, terpikirlah untuk membuat website www.ariaband.com. Namun, tatkala mengetes nama “aria band” dalam www.altavista.com, ternyata baru disadari bahwa nama “aria” sudah sejak tahun 1985 digunakan oleh sebuah group band heavy metal legendaris dari Russia, dengan nama “Aria (Russ)”. Nama “Aria (Russ)” juga telah masuk dalam buku ensiklopedi band legendaris dunia, dan masih aktif sampai sekarang, dengan album terbarunya “Armageddon” yang diluncurkan tahun 2006.

Karenanya, timbullah perdebatan di kalangan personel ARIA BAND dan manajernya, Abdul Wachid B.S. : antara mengubah total nama ARIA BAND? Ataukah lebih mengkhususkan nama ARIA dengan satu pemaknaan saja dari istilah bahasa Jawa Kuna (Kawi) yakni “pemuda yang berbudi baik dan tangguh”? Hal itu sebab kecemasan akan kesulitan para pengakses website band ini nantinya sebab nama “Aria (Russ)” sudah berpuluh ribu website memuat pemberitaannya. Kesamaan nama itu jelas amat mengganggu.

Akhirnya, disepakati bahwa nama ARIA BAND tidak diganti dengan nama baru, melainkan hanya ditepatkan penulisannya. Jika yang dikukuhkan adalah makna “pemuda yang berbudi baik dan tangguh”, maka penulisan yang benar menurut Kamus Bahasa Jawa Kuna-Indonesia (1970) adalah “ARYYA”. Karenanya, sejak lagu ke-6 “Sempurnanya Wajahmu” direkam di Heliawan Studio, sejak itulah data rekaman lagu tersebut memakai nama by “ARYYA BAND”.

Markas ARYYA Band

1. Markas I: Jalan Veteran, Warungboto UH IV, No. 814, Yogyakarta;

2. Markas II: Kompleks Masjid Babussalam, No.50, Kelurahan Rabak, Kecamatan Kalimanah, Purbalingga, Jawa Tengah.

Perjalanan Bermusik ARYYA BAND

Warna musik ARYYA BAND pada mulanya sangat kental dengan nuansa musik punk rock, dengan mengagumi Green Day dan Superman is Dead (SID), di samping mengagumi Muse. Tetapi, kemudian, ARYYA BAND mengawinkan warna drum ala punk dari Hendra, melodi gitar rock yang lincah dan indah yang dimainkan Sayfa, betotan bass yang ngepop dari Depri, dan genjrengan rithem yang ngepop dari Yudis. …Ureka! … jadilah warna musik khas ARYYA BAND yang soft rock alternative, sebagaimana bisa kita simak lagu-lagunya dalam album KAU ADALAH BINTANGKU, dan SEMPURNANYA WAJAHMU.

Lagu ARYYA BAND awalnya beraliran “tinggi” seperti lagu-lagu awal yang dicipta Sayfa : “My First Love”, “Before I Go”, dan, “Forget It”. Tetapi, kemudian, Sayfa mencipta lagu lembut “Kau adalah Bintangku”. Juga, lagu yang Sayfa cipta bersama Hendra, “Dara” (lirik Sayfa), dan “Kumaknai Dirimu”.

Lagu “Tanda Tanya” dicipta Sayfa dengan detak “tinggi” dan melodi apik, amat menggetarkan pendengarnya.

Terinspirasi oleh Sayfa yang telah menggubah lagu “My First Love”, “Forget It” dan “Before I Go”, Hendra pun mulai mencipta lagu sendiri. Karakter Hendra melankolis, lagu-lagunya pun spesialis lagu melankolis. Lagu pertama yang dia cipta, “Kekasih Sejati”, kemudian lagu “Hanien”. Lagu yang Hendra ciptakan dari lirik yang ditulis Gilang (sahabatnya) adalah lagu “Bulan”, ada sentuhan regee yang rancak sekaligus melodius.

Semua hidangan musik ARYYA BAND digarap oleh “juru masak musik”-nya : Sayfa dan Hendra.

Riwayat Singkat Personil

Vocalist + Lead Guitarist

Nama Publik : Sayfa

Nama Lengkap : Sayfa Auliya Achidsti

Tempat/Tgl Lahir : Purbalingga, 11 agustus 1989

Aliran Musik : Rock

Studi : Kelas 3 SMA Negeri 5 Yogyakarta

Perjalanan Bermusik :

Sayfa (anak pertama dari sastrawan Abdul Wachid B.S.) ini debutnya di dunia musik dimulai tatkala kelas 2 SMP Negeri 5 Yogyakarta, belajar gitar dari sobatnya, Kris. Ini yang membawa Sayfa ingin sekali mempunyai gitar, sampai-sampai dia rajin nabung. Suatu hari, dia nemu duwit di depan sekolahannya, Rp.306.000. Dia tanya kepada orang-orang di sekitarnya, “Duwit siapa?” tetapi tidak ada yang mengaku. Nah, dengan duwit itulah dia membeli gitar untuk pertama kalinya.

Memasuki SMA Negeri 5 Yogyakarta, Sayfa membentuk Band GENERAL, sempat menjadi 3 besar Band di SMAN 5 Yogya. Tetapi, tidak puas sebab di GENERAL dia tidak berkesempatan mengembangkan diri sebagai pencipta lagu. Itulah yang menjadikan Sayfa keluar dan membentuk Band baru dengan nama AURA, bersama Hendra, Yudis dan Azka. Dengan AURA-nya Sayfa Cs kerap tampil di festival musik di Yogya. Lagu AURA mulanya beraliran “tinggi” seperti lagu-lagu awal yang dicipta Sayfa : “My First Love”, “Before I Go”, dan, “Forget It”.

Tetapi, dengan bergantinya nama Band jadi ARIA (sekarang menulisnya jadi ARYYA BAND), Sayfa pun mencipta lagu lembut “Kau adalah Bintangku”. Juga lagu yang Sayfa cipta bersama Hendra, “Dara” (lirik Sayfa), dan “Kumaknai Dirimu” (lirik+lagu Sayfa). Lagu “Tanda Tanya” Vocalist sekaligus dicipta oleh Sayfa dengan detak “tinggi” dan melodi apik, amat menggetarkan pendengarnya.

Drummer

Nama Publik : Hendra

Nama Lengkap : Hendra Asset Sendi

Tempat/Tgl Lahir : Yogyakarta, 6 Agustus 1986

Aliran Musik : Punk dan rock alternative

Studi : Akademi Maritim, Semarang

Perjalanan Bermusik :

“Sejak kecil aku dikenal oleh teman-teman sebagai “si Tangan nggrathil”. Aneh memang, tapi julukan itu beralasan, karena entah kenapa tiap ada waktu senggang secara refleks tanganku bergerak sendiri mengikuti irama musik yang sedang aku nyanyikan. Mungkin itu yang menyebabkan aku secara naluriah mendapatkan teori dasar bermain drumm tanpa harus les atau berguru pada orang lain. Dan secara tidak sadar aku sering memperhatikan kalau ada orang lain bermain drumm, entah itu di TV atau ada event musik di kampung.

“Itulah awal kecintaanku pada drumm. Sewaktu aku masih duduk di bangku SD Islamiyah Warungboto, aku sering bermimpi bahwa aku adalah “anak band”, yang dengan gagahnya bermain musik di atas panggung besar. Ditonton dan dielu-elukan ribuan orang. Yang pasti di saat teman-temanku memimpikan dan mengkhayal menjadi super hero, tapi aku berkhayal jadi drummer.

“Sejak di SLTP Muhammadiyah 3, aku mulai belajar teori dasar musik. Aku belajar chord-chord dasar. Aku juga sering diikutkan perlombaan musik antar-sekolah. Guru yang membinaku sering bilang bahwa aku punya bakat musik alami. Dan dari ucapannya itu aku bersikeras belajar musik. Kemudian aku membeli gitar murahan di pasar, dan mulai betah di rumah. Seharian aku di kamar belajar cara bermain gitar lewat sebuah buku tua yang aku temukan di lemari. Aku benar-benar merasa tertantang. Ternyata musik itu super mengasikkan. Aku nggak perduli gimana bentuknya jari-jariku yang luka karena tercabik-cabik senar gitar. Aku nggak peduli gimana marahnya orangtuaku melihat anaknya nggak belajar dan lupa makan gara-gara belajar gitar. Setelah perjuanganku selama 1 minggu, akhirnya aku mulai bisa memainkan beberapa lagu ringan yang chordnya nggak terlalu susah. Di saat itulah ada kepuasan yang nggak terlukiskan……

“Di SMA aku mulai melupakan gitar itu. Aku kembali tertarik pada drumm. Itu berawal sejak aku mengenal musik punk/rock. Aku mulai suka nonton kenser-konser grup band punk. Kemudian aku mulai mengoleksi kaset-kaset band beraliran keras itu. Benar-benar kunikmati tiap gebukan drumm yang kudengar. Mulailah kucoba drumm. Awalnya aku benar-benar kaku! Tapi entah kenapa tiap kali aku duduk di depan drum dan mulai kupukulkan stik, aku serasa melayang entah kemana, terbang ke dunia yang selama ini aku cari.

“Kelas 2 SMA aku mulai mahir, akhirnya aku bentuk sebuah band bersama teman mainku di kelas. Sejak itu aku membentuk Band, kuberi nama Antares, beraliran punk-rock. Kelas 3 SMA, aku membentuk Band lain kunamai Es Jahe, yang akhirnya “bubar-jalan.

“Keseriusan bermusik kumulai sejak di perguruan tinggi (di Akademi Maritim Semarang). Itulah yang membawa aku bergabung dengan Sayfa, sebab dia punya obsesi sama: bermusik! Lalu kami tawari Yudis dan Azka, berempat membentuk Band bernama AURA.

“Tetapi dengan mundurnya Azka di Bassist, dan sebagai penggantinya Hanafee, AURA pun berganti nama jadi ARIA (sekarang menulisnya jadi ARYYA BAND).

“Terinspirasi oleh Sayfa yang telah menggubah 3 lagu saat itu (Pertengahan 2005), “My First Love”, “Forget It” dan “Before I Go”, aku pun mulai mencipta lagu sendiri. Karakterku melankolis, lagu-laguku pun spesialis lagu melankolis.

“Lagu sekaligus liriknya yang pertama kucipta adalah lagu “Kekasih Sejati”, kemudian lagu “Hanien” dan “Putri yang Hitamkan Cinta”.

“Lagu yang kuciptakan tapi liriknya ditulis bareng kawan Aryya Band adalah lagu “Bulan”, ada sentuhan regee-nya. Di samping itu, kutulis lagu tapi liriknya dicipta Sayfa, yaitu lagu “Kumaknai Dirimu” dan lagu “Dara”.”


Bassist

Nama Publik : Depri

Nama Lengkap : B. Ananta Depriambodo

Tempat/Tgl Lahir : Yogyakarta, 13 Januari 1989

Aliran musik : Pop

Studi : Kelas 3 SMA Negeri 5 Yogyakarta

Perjalanan Bermusik :

Ø Sejak kelas 2 SMA Negeri 5 Yogyakarta membentuk band gelo, yang diberi nama Free_D;

Ø Pada saat vakum dengan band Free-D, Depri diminta bergabung ke Aryya Band oleh Sayfa sebab bassist lamanya (Hanafee) mundur dari Aryya Band. Masuknya Depri ke Aryya Band bersamaan dengan moment penting dalam sejarah Aryya Band, yaitu mempersiapkan peluncuran mini album perdana (“Kau adalah Bintangku”) di Universitas Muhammadiyah Purwokerto, atas undangan/kerjasama dengan Radio Suara Purwokerto (101,4 FM) dan PT. Kalbe Farma (Sabtu, 16 Desember 2006). Pada event ini, Aryya Band tampil live show sebagai band utama dengan membawakan 10 lagunya sendiri.

Vocalist + Rhythm Guitarist

Nama Publik : Yudis

Nama Lengkap : Ahmad Yudistira

Tpt/tgl lahir : Yogyakarta, 14 November 1986

Aliran musik : Pop

Studi : Fakultas Hukum,


Universitas Gadjah Mada


Perjalanan Bermusik:

“Aku mulai mengenal musik sejak 1 SMP. Kecintaanku kepada musik mendorongku untuk membeli gitar, dan mempelajarinya. Aktivitas musikku mulai berkembang ketika aku duduk di bangku SMA. Pada saat SMA ini, aku membentuk Band, dan sering latihan walaupun tidak pernah naik panggung.

“Selepas SMA, aku mengenal Sayfa dan Hendra serta Azka. Kami sepakat untuk nge-Band bareng. AURA menjadi pilihan sebagai nama Band kami. AURA akhirnya mengalami metamorfosis menjadi ARYYA BAND sampai sekarang.”


Manager

Achid B.S.

Dia dilahirkan pada 7 Oktober 1966 di Bluluk, Lamongan, Jawa Timur. Achid lebih dikenal sebagai sastrawan Indonesia, nama dan karyanya didaftar dalam Ensiklopedi Sastrawan Indonesia. Bukunya yang dikenal secara luas adalah Rumah Cahaya (buku puisi; cet.IV, Gama Media, 2005); Ijinkan Aku Mencintaimu (buku puisi; Penerbit Bukulaela, cet.III-2005); Tunjammu Kekasih (buku puisi; Bentang, 2003); (6) Beribu Rindu Kekasihku (buku puisi; Amor Book, 2004). Achid alumnus S-2 Sastra Indonesia UGM, koordinator Lembaga FoRUM MeMAHami CApaian HAsil BudaYa IndonesiA (RUMAH CAHAYA), dan menjadi dosen-negeri di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Purwokerto. Dia bersedia sebagai manajer ARYYA Band sebab permintaan Sayfa dan Hendra yang menjadi konseptor group band musik yang mulai diminati ini.


Judul Lagu-lagu ARYYA BAND :

Side A ; “KAU ADALAH BINTANGKU”

1. Hanien (Vocalist Yudis)

2. Tanda Tanya (Vocalist Sayfa)

3. Kau adalah Bintangku (Vocalist Yudis)

4. Dara (Vocalist Sayfa)

5. Bulan (Vocalist Yudis)

Side B ; “SEMPURNANYA WAJAHMU”

6. Sempurnanya Wajahmu (Vocalist Sayfa)

7. Biarkan Aku, Kasih (Vocalist Sayfa)

8. Kumaknai Dirimu (Vocalist Sayfa)

9. Kau Pujaanku (Vocalist Sayfa)

10. Losser’s Song (Vocalist Sayfa)

15 Tanggapan ke “Sejarah Singkat ARYYA Band”

  1. Salam. Rasanya ada yang kurang. Perlu beri contoh lagu-lagu ARYYA BAND ! Trims

  2. claudian moldy simarmata Berkata

    norak tau ga sih lo pade

  3. claudian moldy simarmata Berkata

    blagu amat sih lo, gw belum pernah denger suarA LO POADE, EH GW JUGA PUNYA BAND NAMANYA ANGGK3R BAND.GW GITARIS KIRI DARI BAND GW

  4. beben_janin Berkata

    bro.. mana lagu2 lo.. kirim ke email gw dech.. ben_customs@yahoo.com
    btw, gw dari janin band..
    kita liat aja sapa yang duluan ngetop…
    oh ya, senior kami KERTAS band dah mulai ngetop niech.. kayaknya kami harus langsung turun

  5. Heru Kurniawan Berkata

    Salut! Memang bagus banget blog Adriansyah ini! Cakep banget! Informatif! Tapi kurang download lagu-lagunya!!! Termasuk lagu Aryya Band Jogja yang dijadikan halaman wajah itu, jujur, saya suka blog ini!!! Dan jujur, aku juga suka banget dengan lagu-lagu Aryya Band Jogja, terutama lagu LOSER SONG, gokil banget!!! Aryya Band Jogja ini katak “Hantu”, tidak popular orangnya, tapi lagunya merajalela, kayak Kangen Band dan Kertas juga “Band Hantu”. Makanya, tolong, lengkapi dengan foto, dan lagu-lagu mereka di blog yang cakep banget ini!!!!

  6. Kondologit Berkata

    Aku senang bgt dng Blog ini. Baru tampilannya…I like it…
    Aku lagi di Australia study neh…aku jd kuper dng perkembangan musik Indonesia…Kangen Band, Aryya Band, Ada Band, ST-12….wuah…wuah…aku cuma tau dr internet….please pasang lagu2 mereka….ok???

  7. Muhmmad thoha Berkata

    Assalamualaikum wr wb.
    Ciaaaaamik! Blognya baguuus banget….
    Downloadnya tapi masih kurang bagus, n kurang lengkap…
    Foto-fotonya personel band juga penting friend…
    Apalagi yang cantik…biar untuk refresh….aku lama tidak pulang tanah air…aku di Cairo….KMNU

  8. herlina tiens Berkata

    Lumayan………ya……..aku tahu Anda wahai para ARYYA…….tapi aku lebih suka lagumu yang LOSER SONG………

  9. candil Berkata

    AKOE PENASARAN DENGAN LAGOE-LAGOE KAMOE….

  10. lalastwasilah Berkata

    mana “loser’s song”-nya…..keren……

  11. sulkhan Berkata

    16 Juni 2007 MaiZenA eks Aria Band/Aryya Band akan LIVE MUSIC di halaman parkir Saphir Hotel di Yogyakarta, pada jam 19-21.00. Pada live music itu MaiZenA sebagai band tunggal, dengan band pembuka Viddel Band. Acara ini atas undangan peluncuran majalah JUST FEMALE dan AUDISI FOTO MODEL. Dan MaiZenA akan membawakan lagu-lagu terbarunya, SEMPURNANYA WAJAHMU, BIARKAN AKU KASIH, LOSER SONG, HANYA PUJAAN, KUMAKNAI DIRIMU, SESALKU, KAU PENUHI JIWAKU, dan lagu-lagu lamanya KAU ADALAH BINTANGKU, DARA, BULAN…. datang saja…………gratis banget kok………….PERS REALESE INI AKU KUTIP DARI KORAN KEDAULATAN RAKYAT………..

  12. ndandung Berkata

    ni band dr jogja yaaa..???

    wah salut deehh bwt kalian…

    tp sayangnya saya g suka ama kalian tuuhhh!!!!

    nDesO kyke….

    btw selamat aj deh….

    moga kalian mnjadi yg kalian inginkan….

    n masyarakat Indonesia mau…

  13. ndandung Berkata

    ni band gnti nama dari ARIA mnjadi ARYYA coz ada yg ngembarin band ini!!!

    ngaku aja deeehhhh!!!!

    ngga usah KOYA(PURA2)

  14. Kujawabkan aja, ya, sobat-sobat ARYYA BAND…………..apalah arti sebuah nama? Malahan di album kedua ARYYA BAND sudah berganti nama patent menjadi MAIZENA……………
    Emang bener kok………… nama aryaa, arya, atau aria…………itu sudah banyak, bahkan di album Maizena dideklarasikan nama Maizena dengan jujur dikatakan bahwa nama ARIA Band itu sudah dipakai oleh band legendarsi dari Rusia……

  15. FUCKIN' INDIE Berkata

    FUCK THIS BAND, BUSUK!!! G ADA BAGUS BAGUSNYA! BAND PANTAT!! CUIHHH.. JIJIK
    KATROK… NDESO…. JUDUL2NYA KUNO. KOLOSAL! BUAT SOUNDTRACK ”JAKA SEMBUNG”
    AJA TUH!!!

Komentar telah ditutup